Doa untuk Dia v2 =)

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan...
Dia milikku tercipta buatku...
Satukanlah hatinya dengan hatiku...
Titipkanlah kebahagiaan antara kami...
Agar kemesraan itu abadi...
Ya Allah...
Ya Tuhanku yang Maha Mengasihani...
Seringkanlah kami melayari hidup ini...
Ketepian yang sejahtera dan abadi...
Maka jodohkanlah kami...
Tetapi Ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan
Dia bukan milikku...
Bawalah dia jauh daripada pandanganku...
Luputkanlah dia dari ingatanku...
Dan periharalah aku dari kekecewaan...
Ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan...
Menolak bayangannya jauh ke dada langit...
Hilang bersama senja yang merah...
Agarku sentiasa tenang...
Walaupun tanpa bersama dengannya...
Ya Allah yang tercinta...
Pasrahkanlah aku dengan takdir-Mu...
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik untukku...
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui...
Segala yang terbaik buat hamba-Mu ini...
Ya Allah...
Cukuplah Engkau sahaja yang menjadi pemeliharaku...
Di dunia dan akhirat...
Dengarkanlah rintihan daripada hamba-Mu yang daif ini...
Jangan Engkau biarkan aku sendirian...
Di dunia ini mahupun di akhirat...
Menjuruskan aku ke arah kamaksiatan dan kemungkaran...
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman...
Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup...
Ke jalan yang Engkau redhai...
Dan kurniakanlah kepadaku keturunan yang soleh dan solehah...
Ya Allah...
Berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan akhirat...
Dan periharalah kami dari azab api Neraka...
Amin...amin...Ya rabbal 'aalamin.

sumber: sini

Doa untuk Dia =)

Allah yang Maha Pemurah...

Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya.

Terima kasih untuk saat - saat indah
yang dapat kami nikmati bersama.

Terima kasih untuk setiap pertemuan
yang dapat kami lalui bersama.

Saya datang bersujud dihadapanMU...

Sucikan hati saya ya Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam hidup saya.

Ya Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya...
janganlah biarkan saya, melabuhkan hati saya dihatinya..
kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan jauhkan dia dari relung hati saya...

Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam didada ini dengan kasih dari dan padaMU yang tulus, murni...
dan tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.

Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya...
ya Allah tolong satukan hati kami...
bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya...
berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya...

Redhai dia, agar dia juga mencintai, mengerti dan menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya
sebagaimana telah Engkau ciptakan...

Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh - sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia...

Ya Allah Maha Pengasih, dengarkanlah doa saya ini...
lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendakMU...

Allah yang Maha kekal, saya mengerti bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untuk saya...
luka dan keraguan yang saya alami, pasti ada hikmahnya.

Pergumulan ini mengajarkan saya untuk hidup makin dekat kepadaMU untuk lebih peka terhadap suaraMU yang membimbing saya menuju terangMU...

Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan....

Jadikanlah kehendakMU dan bukan kehendak saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup saya...

Ya Allah, semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku.

Aminn

sumber: sini

Dah terlalu Sayang

Kata orang dulu-dulu bila dah gila bayang, makan tak kenyang, tidur tak lena, mandi tak basah. Seriously? Ada kebenarannya ke? I’m afraid it happens to my friend. Sangat kasihan. Kejap mood dia ok, kejap mood dia sangat tak ok. Dia memasang harapan yang sangat tinggi. Then aku cakap “kalau kau rasa nak luahkan perasaan, luahkan saja and u must take a risk”. Dia senyap. Aku faham. Kalau aku pun selagi rasa masih insecure aku tak akan cakap perasaan tu. Kemudian rasa sakit sorang-sorang, simpan sendiri. Memang kelihatan macam bertepuk sebelah tangan dan ibarat seperti syok sendiri, tapi what to do? Kita sendiri pun tak tau perasaan orang yang di sana. There are many possibilities. Either memang dia just anggap kita as a friends, or not. 


I really-really know. Kita just boleh memberi sekadar pandangan, apa yang kita rasa, tapi bagi orang yang beban di bahunya, yang menanggung pasti akan rasa satu kesukaran untuk buat apa yang kita pesan. I am so envy of him. Bayangkan jika ada sekumpulan group awek yang lalu di sebelah, mostly of us akan cuba usha, jeling sambil gossip sikit-sikit. “eh Badul, ko tengok awek tudung putih tu, manisnya, ermm agak2 dia dah ada pakwe tak, body pon mantap”. Then si Badul ni cuma toleh sikit sahaja, senyum dan terus buat tak tahu. Pelik sebab biasanya dia adalah ahli yang sangat komitmen untuk memberi pandangan tentang kecantikan wanita yang lalu lalang. Tapi dia cuma kata yang dia hanya ada seorang saja dalam hati dia. Terkedu sekejap! 


Is it serious. That’s why aku cakap yang apa yang dinamakan cinta ni sangat lah magical. Dan si Badul ni seorang player. Then hati dia dah tertutup ke nak buat benda yang dia biasa lakukan demi seorang wanita yang dia pun belum tahu perasaan wanita tu sendiri. Bertambah pelik, bila dia akan selalu cakap yang dia dapat usha awek ni, keluar dengan awek ni, ke sana ke mari dengan awek-awek yang berlainan, tiba-tiba saja sepi dan setia pada seorang yang belum lagi jadi milik dia. Super duper pelik bila dia dah merancang nak cari duit lebih nak terus masuk meminang.


Aku sangatlah cemburu dia ada perasaan macam tu. Dan aku rasa perasaan dia tu sangat serius. Tapi sangat kasihan. Kadang-kadang termenung sorang-sorang, kemudian dia gelak-gelak. Sekejap-sekejap ajak aku teman hisap rokok belakang opis. Sekali hisap straight 2 batang. Apa yang aku cakap, dia memang betul komitmen nak kan perempuan tu. So good luck bro! kadang-kadang kita mungkin rasa dia jual mahal atau kadang-kadang kita rasa dia Cuma anggap kita sebagai kawan. Tapi whatever pun selagi kita belum dengar dari mulut dia lagi, kita kena usaha kalau betul kita serius sehinggakan ko sanggup nak masuk meminang dia. Then whatever pun result yang dia bagi terutamanya result yang kecewa, just remember Allah will give you yang terbaik untuk kamu di masa hadapan. Just believe on HIM. 


p/s: kadang-kadang orang yang mengalaminya hanya sekadar masuk telinga kanan, dan keluar telinga kiri. Dia tetap akan melahirkan sebuah harapan yang sangat tinggi. Dan bila kecewa pasti hati dia akan tertutup untuk selamanya. Itu pasti. Sebab aku pernah berada di situasi yang sama. 



Cinta Dalam Novel =)

Sometimes, cerita cinta dalam novel ni boleh membawa kita ke dalam alam percintaan watak-watak di dalam novel tersebut. Apatah lagi kalau novel itu memang dikategorikan sebagai novel romantik. Makin sedap cerita maka makin ramailah yang membeli novel tersebut. Tapi aku suka novel berlatarkan fantasy. Aku dah baca novel Harry Potter long before novel tersebut di angkat ke dalam bentuk layar perak. Siapa sangka bila aku baca saja Novel Harry potter yang terakhir, ada terselit kisah cinta yang sangat menyayat hati. Aku rasa tak semua pun sanggup nak menghadapi kisah cinta sebegini.


Spoiler.


So sesiapa yang belum membaca Novel Harry Potter terakhir ni atau menonton HP7 part II ni dinasihatkan tidak membacanya sehingga habis sebab ini akan mendedahkan sebahagian dari klimaks cerita tersebut. Jangan salahkan aku kalau engkau orang eager sangat nak baca kan. Ahaha.


Kata orang kalau dah bercinta ni macam-macam madah pujangga akan terkeluar. Engkau bagai laksana bulan, lautan yang dalam sanggup ku renang, gunung berapi sanggup ku daki. Entah macam-macam. Tapi sanggup tak kalau engkau mempertahankan cinta sebagaimana Severus Snape buat dalam series ni. Apa yang Snape buat tu memang lah sangat menyayat hati bagi aku.


Cinta Snape pada Lily Potter tu sangat lah terkesan. Even Lily Potter dah tak ada pun dia sanggup mempertahankan Harry Potter even dia sangat benci kepada Harry sebab Harry tu sebiji macam ayahnya; James potter. Kalau kita awek lari, esok dah cari pengganti kan. Ehe. =)


Demi loyalty dia pada Dumbledore atas sebab Lily Potter, dia sanggup berhadapan dengan maut untuk menjadi double agent pada Voldermort. Terharu kan. Sanggup mati dan sanggup bersusah payah. Whoa. U know what, aku rasa dari dulu lagi aku suka watak yang dingin-dingin macam ni, tapi at the end of story barulah tau rupanya dia lah yang menyelamatkan segala keadaan. Be Hero the end of his day. Aku pun pernah berangan untuk menjadi kejam, dingin dan mahukan semua orang benci kan aku, tapi at the end aku nak semua orang tahu cerita yang sebenar bila aku dah tiada nanti. Sebab bila orang tahu time aku ada, nanti kembang lak punggung. Ahaha.


Susahkan nak dapat lelaki macam ni. Sanggup berkorban segala-galanya demi seorang wanita even dia dah tak ada. I give u tips. Treat a man nicely, and I bet he will do anything for you because of love! Jangan kau treat players plak, confirm melepas. Tetapi even players pun, kalau dia memang dah 100% sangkut dengan perempuan yang di cintai nya, dia boleh berubah, sanggup berubah, dan sanggup mengalah.


Pasti akan ada orang kata, ini hanyalah cerita je. Bukan ada yang betul. Tapi siapa tahu, mungkin dalam dunia memang wujud kisah percintaan sebegini  =)


I wish I will be one of them. ~~ =p



Azam


Semalam aku terbuka post lama dalam blog ni. Dan rasanya agak kelakar. Bila buka post-post lama then u'll thinking, there's different or not dari segi pemikiran berbanding kamu yang kini ataupun kamu telah banyak berubah. Mostly kita akan berubah jadi matang berbanding dulu. Dan banyak prinsip-prinsip dulu telah pun bertukar disebabkan pengalaman kita.


Aku pun banyak merubah prinsip sesuai dengan keadaan. Kalau dulu aku percaya kawan lelaki dan kawan perempuan yang baik, peratusan mereka untuk bercinta sangat tinggi. That’s why aku agak jarang nak terlebih mesra dengan kawan sendiri. Kalau ada pun tak kerap. And now, bila tiba part perasaan, either kerap berjumpa or not, best friends or stranger, bila dah terbit perasaan tu, u will fall into it. The light and darkness of love, kita kena tempuh juga.

And strangely aku pun perasan kenapa aku ni macam tak ada market je kan. Haha. Either dulu orang tengok aku ni sebab sudah berpunya kot sebab tu tak ramai yang curi-curi mengurat kot. Haha. Maaf lah kalau part ni semacam terperasan sendiri sikit. Hehe. Or somehow aku sebenarnya pretend to be someone else. Aku yang dulu telah banyak berubah. Aku tak adalah merentasi onak duri yang berliku macam dalam cerita Harry Potter tu, tapi dugaan sikit yang telah Tuhan berikan ni banyak mencorakkan perubahan yang besar pada kehidupan kita. 


Semakin besar impian seorang lelaki, semakin besar ego lelaki. Ego untuk mendapatkan cita-cita tu memerlukan persaingan, ketabahan dan azam yang tinggi. Bila kita telah meletakkan harapan yang terlalu tinggi, apa akibatnya bila kita sekali tergelincir? Masih berbaki kah azam kita untuk memanjat semula impian itu. Kalau ada sisa-sisa itu untuk diteruskan, baguslah. Bagaimana pula jika kita hanya mampu memandang dari tempat kita terjatuh. Bila orang lalu di sebelah kita, kita Cuma akan bercakap, “ya satu hari nanti aku akan sampai ke puncak sana” tapi kita bercakap sambil memegang lutut yang berdarah tanpa sedikit pun rasa untuk bangun dan terus bergerak. 


Aku kadangkala cemburu dengan diri sendiri yang lalu; seorang yang happy go lucky, ceria, peramah, bijak menyembunyikan perasaan marah, tak pernah nampak sikap bad mood, and I will treat everyone equal. Itu bukan aku yang cakap. Serius. Mostly come out from my friends. Tapi tak mungkin boleh kembali seperti dulu. Because apa yang berlaku kini sudah sebati dalam diri. Jadi seberapa banyak kamu sedar tentang perubahan kamu yang ketara?


Seorang lelaki haruslah matang untuk mencorakkan kehidupan diri sendiri sebelum dia bersedia untuk mencorakkan kehidupan orang lain sebagai pemimpin keluarga. Kalau asyik berfikiran negatif then how come u nak ajar keluarga tentang positive side kehidupan ini yang sebenarnya tersangat berwarna-warni. Pelangi itu kan indah. Tapi di sebalik keindahan pelangi itu ada warna ceria dan ada juga warna yang suram. Then I will stand up and forget the past to climb up again the mountain of dreams. 


So agak-agaknya dah boleh kahwin tak? Hehehe…

Nisa dan Teman

Hari ni cikgu mahukan semua pelajar kelas A membudayakan kehijauan alam dan setiap pelajar haruslah menanam sendiri apa jua jenis pokok di rumah masing-masing. Nisa kelihatannya sudah beria-ia merancang dengan kawan sekelasnya untuk menanam pokok di halaman rumah. Kata cikgu lagi, “jadikan lah pohon yang ditanam itu sebagai rakan terbaik untuk kamu”.


“saya sudah ada nama untuk pokok itu, saya akan namakan dia sebagai Teman Nisa tersenyum sendiri memikirkan dia bakal memiliki kawan baru.


Pada hari minggu, Nisa pun menanam sendiri pokoknya yang bakal diberi nama Teman. Dia merasa amat gembira dan baginya hari itu adalah yang terindah untuknya. Pada awal pertumbuhan Teman, dia selalu menyiram air dan menabur baja. Sesekali dia tersenyum mesra sambil merenung pokok itu. Setiap hari, selepas pulang dari sekolah, Teman adalah perkara yang pertama dia mesti jumpa. Segala masalah, keluhan, luahan, kisah suka dan duka Nisa semasa sekolah, Teman lah yang sentiasa menjadi pendengar yang setia. Nisa rasakan dengan setiap sesi bercerita dengan Teman, semua beban yang dipikul akan terasa lega. Hari-hari Nisa terasa sangat berwarna.


Hari berganti hari, bulan bersilih ganti, dan tahun menjelmakan diri. Perhubungan dan kemesraan Nisa dan Teman semakin bersemi. Walaupun kelihatan jasad bernyawa namun Teman tetap seperti dulu. Sesekali beralun mengikut rentak angin. Membisu dan andai dia ditakdirkan mampu bercakap, pasti Nisa orang yang paling gembira. Mungkin sebab itu Nisa rasakan yang hidup Teman sentiasa gembira, tidak ada ranjau dan kehidupan yang bermasalah. Walaupun begitu, Nisa masih lagi meluahkan segala-galanya pada Teman. Baginya Teman adalah yang pendengar yang terbaik dia pernah ada.


Namun, sikapnya tidak seperti dulu. Siraman dan baja yang menyuburkan Teman sudah tidak lagi diberikan. Teman mula menunjukkan dirinya tidak bermaya. Daun-daunnya kekuningan. Jasadnya tidak lagi berdiri teguh. Apatah lagi jika Nisa balik sekolah dalam keadaan marah. Habis semua daun-daun Teman gugur ditendang Nisa dan rantingnya dipatah-patahkan. Bila keadaan marah, Nisa lupa yang Teman sajalah tempat dia mengadu, tempat bermanja dan tempat mengenang nasib.


Lama-kelamaan jiwa dan jasad Teman tidak lagi mampu menanggung. Jika Teman bernyawa pasti akan dengar dia merintih kesakitan. Malang bagi Teman, rintihan itu pasti tidak didengari oleh Nisa apatah lagi untuk memahaminya. Teman memang sayangkan Nisa tapi Teman tahu dia tidak dapat meneruskan lagi untuk menjadi kawan yang setia. Kini Teman sudah tinggal ranting-ranting mati yang hanya menunggu jasadnya menyembah bumi. Teman takut bila dirinya sudah tiada, apakah Nisa bisa meluahkan masalah dan hidup tanpanya. Hari terus berlalu, dan Teman akhirnya bukan lagi sebagai pendengar, tapi sebagai jasad yang kaku di perbaringan bumi. Tidak lagi mampu ada di sisi Nisa, dan tidak lagi mampu untuk mendengar keluhan Nisa.


Teman sedih melihat Nisa menangis. Nisa sesekali merenung, dan sesekali menahan rasa marah dalam diri. Tapi apa lagi yang mampu Teman buat? Segala-galanya sudah terlambat. Andai baja dan air yang menjadi jambatan kemesraan diberikan, sudah pasti dari awal hingga kiamat, Teman akan berdiri kukuh dan terus menyuburkan kemesraan yang dibina.


Teman tidak mampu berbuat apa-apa. Hanya melihat dari jauh dalam kesedihan. Apa yang mampu disimpan di dalam hati, Teman sayangkan Nisa. 



Emosi atau Akal?

Rasanya sudah lebih seminggu tak update blog. Bukan malas nak update tapi perlu take time sebab takut bila bad mood, emosi akan menguasai diri. Then nanti, isi kandungan dalam blog ni semuanya akan jadi muram. Secara tidak langsung atau secara linear nya takut akan mengguris hati sesetengah orang. Well, al-maklumlah tak semua mampu mencernakan setiap titik-titik penulisan kita. Kata pepatah “kata-kata itu tajamnya lebih tajam dari bilah pedang”. Bukankah juga bila penulisan kita ini boleh diibaratkan sebagai kata-kata cuma ia tidaklah pula mengeluarkan suara. Namun bisanya tetap sama. 

Apakah lelaki juga mempunyai emosi? Memang benar namun ia tidaklah seperti sekelompok wanita yang tampaknya mudah menzahirkan emosi dalam apa jua situasi. Kita ini manusia, kadangkala ada laluan yang tetap tetapi masih terbabas dek kerana pemanduannya yang tidak mengikut panduan yang betul. Emosi dan akal adalah satu padanan terbaik yang ada pada manusia, andai ia digunakan dengan betul, mampu menjadikan kita sebagai perseorangan yang hebat. Letakkan akal di tempat yang betul dan emosi biar kena pada masanya.

Penganjuran BERSIH pada 9 Julai yang lalu adakah berlandaskan emosi ataupun akal? Memang benar penganjuran demonstrasi ini berniat murni atas nama pilihanraya yang adil tapi setulus manakah niat penganjurannya berkisar kan tentang pilihan raya yang mana penganjurannya didakwa dipelopori oleh NGO dan bukannya oleh Parti Politik tertentu. "Jika kamu berkata bahawa raja-raja hari ini tidak seperti raja-raja dahulu, MAKA RAKYAT juga TIDAK seperti dahulu...(nukilan terpisah)...maka apabila seorang penguasa menzalimi kamu, maka hendaklah kamu bersabar. "
 
Sejauh mana demonstrasi ini mengikut acuan yang betul untuk menujukkan ketidakpuasan hati atas nama demokrasi. Kita bukanlah orang yang tepat untuk menghakimi tindakan mereka. Namun kita juga BUKANLAH orang yang TEPAT untuk menghakimi kerajaan sekarang sebagai kerajaan yang ZALIM. 
 
Kata Imam al-Fudhail ibn 'Iyadhm "Jikalau aku mempunyai doa baik yang dikabulkan, nescaya semua akan aku persembahkan buat para pemimpin."
 
Kita diperintahkan untuk mendoakan pemimpin dengan kebaikan bukannya keburukan, meskipun dia pemimpin yang zalim lagi jahat, kerana kezaliman n kejahatan akan kembali kepada diri mereka sendiri, namun apabila mereka baik maka mereka dan seluruh kaum Muslimin akan merasakannya.
 
Jadi berfikir lah secara akal bukannya emosi. Anda mampu menilai. Saya percaya!
 
p/s (tidak berkaitan entry): saya rindukan dia =(